Hak asasi manusia merupakan hak dasar yang dimiliki setiap orang. Namun, dalam kenyataannya, masih banyak kasus pelanggaran HAM yang terjadi di berbagai negara.
Untuk membantu menangani berbagai persoalan tersebut, Perserikatan Bangsa-Bangsa memiliki United Nations Human Rights Council (UNHRC) atau Dewan Hak Asasi Manusia PBB.
Lalu, apa sebenarnya UNHRC dan bagaimana perannya dalam melindungi HAM?
Apa Itu UNHRC?
United Nations Human Rights Council (UNHRC) adalah badan antarpemerintah dalam sistem PBB yang bertugas memperkuat perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia di seluruh dunia.
UNHRC beranggotakan 47 negara anggota PBB yang dipilih oleh Majelis Umum PBB. Dewan ini membahas berbagai persoalan HAM, baik yang berkaitan dengan isu tertentu maupun kondisi HAM di negara tertentu.
UNHRC mulai bekerja pada 2006, menggantikan Commission on Human Rights yang sebelumnya menangani isu HAM di dalam sistem PBB.
Apa yang Dilakukan UNHRC?

Salah satu tugas utama UNHRC adalah menjadi tempat bagi negara-negara untuk membahas dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan HAM.
UNHRC dapat membahas isu seperti diskriminasi, kebebasan berpendapat, hak perempuan, hak anak, hingga berbagai bentuk pelanggaran HAM.
UNHRC juga memiliki beberapa mekanisme untuk membantu memantau kondisi HAM. Salah satunya adalah Universal Periodic Review (UPR), yaitu proses ketika kondisi HAM setiap negara anggota PBB ditinjau secara berkala. Negara yang ditinjau dapat menerima rekomendasi untuk meningkatkan perlindungan HAM di negaranya.
Selain itu, ada Special Procedures, yang melibatkan ahli independen untuk memantau isu atau situasi HAM tertentu. Mereka dapat melakukan kunjungan, menerima informasi mengenai dugaan pelanggaran, melakukan kajian, dan memberikan rekomendasi.
Bagaimana UNHRC Membantu Melindungi HAM?
Peran UNHRC tidak hanya berhenti pada diskusi.
Ketika terjadi masalah HAM yang serius, UNHRC dapat membentuk komisi penyelidikan atau fact-finding mission untuk mencari informasi mengenai dugaan pelanggaran. Hasil penyelidikan tersebut dapat membantu meningkatkan perhatian internasional terhadap suatu masalah dan mendorong adanya tindakan lebih lanjut.
UNHRC juga dapat mengeluarkan rekomendasi dan resolusi yang mendorong negara untuk memperbaiki kebijakan serta meningkatkan perlindungan terhadap hak masyarakat.
Namun, penting untuk dipahami bahwa UNHRC bukan lembaga yang secara langsung menggantikan pemerintah suatu negara dalam menegakkan hukum. Perlindungan HAM tetap menjadi tanggung jawab utama negara masing-masing, sementara UNHRC berperan dalam mendorong, memantau, dan memperkuat upaya perlindungan tersebut.
Kenapa UNHRC Penting?
Masalah HAM tidak selalu berhenti di dalam batas suatu negara. Pelanggaran HAM dapat menjadi perhatian masyarakat internasional dan membutuhkan kerja sama antarnegara.
Melalui UNHRC, negara-negara memiliki ruang untuk berdiskusi, saling memberikan rekomendasi, memantau kondisi HAM, dan mencari solusi bersama.
Bagi pelajar yang tertarik dengan isu internasional, memahami UNHRC juga penting karena badan ini sering menjadi salah satu committee dalam Model United Nations (MUN).
Dalam MUN, kamu bisa berperan sebagai delegate dan mencoba memahami bagaimana negara-negara membahas isu HAM, menyampaikan posisi, bernegosiasi, hingga menyusun solusi bersama.
Tertarik untuk menjadi bagian dari PBB? Mulai belajarnya dari sini!
Kalau kamu ingin merasakan bagaimana menjadi delegate dan membahas isu global seperti HAM, GM MUN 22nd Edition 2026 bisa menjadi kesempatan untukmu.
Kamu bisa melatih public speaking, debate, negotiation, diplomacy, dan problem solving sambil belajar memahami berbagai isu internasional.
Baca artikel seputar PBB dan tips MUN di gmmun.com





